Palangka Raya Ibu Kota yang Dibangun dari Hutan Belantara

Palangka Raya Ibu Kota yang Dibangun dari Hutan Belantara

PALANGKA RAYA, LELEMUKU.COM – Palangka Raya yang menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah memiliki sejarah unik sebagai kota yang sengaja dibangun dari hutan belantara. Nama Palangka Raya dipilih oleh Gubernur R.T.A Milono pada 18 Mei 1957 dan berarti tempat yang suci, mulia, dan besar.

Sebelum menjadi ibu kota, wilayah ini dikenal sebagai Pahandut, sebuah desa kecil di tepi Sungai Kahayan. Panitia yang dibentuk untuk mencari lokasi ibu kota baru menetapkan wilayah sekitar Desa Pahandut di Kampung Bukit Jekan dan sekitar Bukit Tangkiling sebagai calon ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Provinsi Kalimantan Tengah resmi dibentuk berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 10 Tahun 1957 yang ditetapkan pada 23 Mei 1957. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari jadi provinsi. Saat baru terbentuk, Kalimantan Tengah hanya memiliki tiga kabupaten yaitu Kabupaten Barito, Kapuas, dan Kotawaringin.

Kota Palangka Raya kini berkembang menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan budaya di Kalimantan Tengah. Bundaran Besar Palangka Raya menjadi ikon kota yang sering dikunjungi wisatawan. Pemerintah kota terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya